14 - 15 Agustus 2019 THe Ritz Carlton
Pacific Place jakarta

TIKET

Regular Price
50% off
30% off
Free 1 day Pass

TENTANG
WEALTH WISDOM

Wealth Wisdom adalah gelaran eksklusif PermataBank yang akan mengajak keluarga Indonesia untuk memaknai kembali arti dari sebuah kekayaan, lewat talkshow dan workshop menarik dengan tema berbeda setiap tahunnya. Tema yang diusung selalu beragam, mulai dari pencarian makna bahagia hingga bagaimana teknologi bisa membantu kita menemukan kebahagiaan yang sejati.

Event yang sudah berlangsung sejak tahun 2014 ini merupakan salah satu cara PermataBank untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Tahun ini, Wealth Wisdom kembali dengan tema yang tidak kalah menarik dan akan digelar di dua kota, Jakarta (Agustus 2019 - untuk umum) dan Surabaya (September 2019 – khusus undangan).

Artikel

Sukses Bukanlah Tentang Harta

Entah mengapa, setiap mendengar kata 'sukses' pikiran kita pasti terbawa pada imaji-imaji seperti mobil mewah, rumah luas bak istana, jam tangan mahal, atau perhiasan berkilauan. Seolah-olah definisi sukses yang sebenarnya telah tergantikan dengan gambaran akan kekayaan secara materiil. Imaji ini pun makin terbentuk dengan paparan media sosial yang menyajikan gambaran gaya hidup para influencer atau figur publik lainnya, yang umumnya tampak menarik dan ideal bagi banyak orang.…

Memupuk Ego

Hampir bisa dipastikan setiap ponsel yang ada di tangan kita semua pasti memiliki beberapa aplikasi media sosial di dalamnya. Bagi sebagian orang, media sosial merupakan cara agar tetap terkoneksi dengan dunia luar. Dengan mengesampingkan drama-drama yang kerap terjadi di media sosial, banyak orang yang tidak memiliki masalah dalam menggunakannya. Namun bagi sebagian lainnya, media sosial sering menjadi sebuah candu yang menyeruak ke dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah studi dari…

Emosi Kita Dikendalikan Media Sosial

Media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram kini telah menjadi ikon era modern bersama dengan teknologi internet yang menjadi pembawanya. Hampir tidak ada satu pun manusia modern – terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar – yang tidak memiliki akun di media sosial tersebut. Seiring bertumbuhnya popularitas internet, tingkat depresi dan mood disorder dalam masyarakat pun turut naik – terutama pada generasi muda yang lebih dari separuh harinya dihabiskan…

Jangan Lepas Ponsel Jika Tidak Ingin Sehat

Jika dahulu orang yang gemar menghabiskan waktu lama untuk menonton televisi selalu dianggap sebagai orang yang ‘pemalas’, kini hal yang serupa pun terjadi pada mereka yang selalu terpaku pada ponselnya. Dalam riset yang dilakukan oleh Jacob Barkley, Ph.D. dari Kent State University, Ohio, ia meneliti hubungan antara penggunaan ponsel dan tingkat keaktifan secara fisik dan kebugaran. Hasilnya? Ada hubungan yang lekat antara faktor tersebut yang mengarah pada kemungkinan obesitas.

Kepedulian Sebatas Kata-Kata

Terkadang, karena begitu mudahnya media sosial menghubungkan kita dengan dunia luar, kita tidak lagi menyisihkan waktu untuk orang-orang terdekat kita dengan ilusi yang diciptakan olehnya. Melalui media sosial kita bisa peduli dengan orang lain lewat jarak jauh – yang sesungguhnya bukanlah bentuk kepedulian. Dalam buku berjudul #Struggles karangan Craig Groeschel, ia menuliskan, “Jika Anda berkata bahwa Anda peduli, namun tidak melakukan apa-apa untuk menindaklanjuti perasaan…

Menjauhkan Yang Dekat

Coba ingat kembali, kapan terakhir kali Anda benar-benar menatap wajah saat berinteraksi dengan anak, pasangan, atau sahabat – tanpa sekalipun melirik layar ponsel? Mungkin butuh waktu lama untuk mengingatnya karena hampir setiap hari hidup kita berkutat pada alat canggih tersebut hingga seakan-akan kita telah kecanduan padanya.

Ketergantungan kita terhadap teknologi umumnya disebabkan oleh kemudahan-kemudahan yang ia bawa dalam hidup. Teknologi bisa menghadirkan apa pun yang kita…

Kita Tidak Bicara Seperti Dulu Lagi

Teknologi dengan segala macam keajaibannya telah memberi dampak besar bagi kehidupan manusia. Ia membawa kita ke peradaban baru – yang berbeda dari sebelumnya. Namun sayangnya, teknologi pun punya kecenderungan untuk mengubah naluri dan hakikat manusia sebagai makhluk sosial.

Seorang profesor psikologi dari MIT bernama Sherry Turkle dalam sebuah sesi simposium mengemukakan pendapatnya bagaimana teknologi telah membawa manusia ke tempat yang sesungguh tidak ingin kita sambangi. Contohnya…

Sponsor

DAFTARKAN E-MAIL
UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT